Ukir Sejarah Baru, Petenis Muda Ethan Jake Frans Tembus Wimbledon Junior 2026

Cikal Bintang, Jurnalis
Kamis 09 Juli 2026 08:20 WIB
Petenis muda Indonesia, Ethan Jake Frans. (Foto: The Mangkunegaran Fellowship)
Share :

JAKARTA - Petenis muda berbakat Indonesia, Ethan Jake Frans baru saja mengukir sejarah baru yang luar biasa. Atlet belia berusia 14 tahun tersebut bersiap menjalani salah satu tonggak terbesar dalam kariernya setelah resmi mengamankan tempat di ajang prestisius Wimbledon Junior 2026 berkat deretan prestasi internasionalnya yang memukau.

Ethan yang merupakan putra legenda tenis Indonesia, Wynne Prakusya, menjadi petenis Indonesia pertama yang menerima undangan ke nomor Boys' 14 & Under Singles Wimbledon berdasarkan pengakuan atas pencapaiannya, bukan melalui jalur kualifikasi. Perjalanan itu juga didukung oleh program The Mangkunegaran Fellowship yang baru diluncurkan untuk mendukung atlet muda Indonesia di level internasional.

Saat ini, Ethan menempati peringkat satu Asia kategori U-14 sekaligus masuk jajaran 10 besar dunia U-14 versi UTR. Petenis yang berlatih di West Tennis Academy Jakarta tersebut lahir di Singapura pada 17 April 2012 dari pasangan Frans Erick dan Wynne Prakusya.

1. Jejak Prestasi

Prestasi Ethan terus mencatat sejarah bagi tenis Indonesia sejak usia dini. Dia menjadi petenis Indonesia pertama yang menjuarai IMG International Junior Championship U-12 dan Junior Orange Bowl U-12 pada 2024, serta dipercaya Asian Tennis Federation memperkuat Tim Asia di World Group Championship.

Awal 2026 juga menjadi periode bersejarah bagi Ethan setelah tampil di Australian Open - ELITE 14 Junior Asia Pacific. Pada rentang Januari hingga April 2026, dia sukses menjadi petenis Indonesia pertama yang menduduki peringkat satu Asia kategori U-14 hingga akhirnya memperoleh undangan ke Wimbledon.

Setelah tampil di Wimbledon yang berlangsung pada 4-12 Juli di London, Ethan akan melanjutkan rangkaian tur Eropa di empat turnamen internasional lainnya. Dia dijadwalkan mengikuti Open Stade Français di Paris, Tennis Europe U14 d'Annecy di Prancis, Internationale Deutsche Tennismeisterschaften U14 di Jerman, hingga ITF World Junior Tennis Finals di Republik Ceko.

Ethan Jake Frans. (Foto: The Mangkunegaran Fellowship)

2. Dapat Dukungan Penuh

Program tur Eropa tersebut mendapat dukungan penuh dari The Mangkunegaran Fellowship yang diinisiasi K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X. Program tersebut dirancang sebagai bentuk pendampingan jangka panjang bagi generasi muda Indonesia yang berprestasi, termasuk di bidang olahraga.

"Ethan tidak sekadar bermain tenis. Ia menulis sejarah untuk dirinya, untuk keluarganya, dan untuk Indonesia. Diundang ke Wimbledon bukan karena mengikuti kualifikasi, melainkan karena dunia tenis mengakui kemampuannya, adalah pencapaian yang tidak ternilai", ujar K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X dalam rilis resminya, dikutip Kamis (9/7/2026).

 

"Mangkunegaran bangga berdiri di belakang Ethan. Melalui program The Mangkunegaran Fellowship kami berkomitmen untuk mendampingi generasi terbaik bangsa ini — karena Indonesia layak memiliki juara-juara yang dikenal dunia, dan Ethan adalah bukti nyatanya," tambahnya.

Program The Mangkunegaran Fellowship menjadi kelanjutan tradisi patronase Pura Mangkunegaran yang telah berlangsung selama hampir tiga abad. Kini, tradisi tersebut diperluas ke dunia olahraga dengan memberikan dukungan kepada atlet-atlet muda Indonesia yang tampil membawa nama bangsa di kompetisi internasional.

Wynne Prakusya mengaku bangga melihat perkembangan putranya hingga mampu menembus salah satu turnamen junior paling prestisius di dunia. Menurutnya, undangan ke Wimbledon menjadi bukti nyata bahwa kerja keras Ethan selama ini membuahkan hasil.

Ethan Jake Frans. (Foto: The Mangkunegaran Fellowship)

"Saya telah hidup di dunia tenis selama puluhan tahun sebagai atlet, pelatih, dan kini sebagai ibu. Saya tahu betapa sulitnya jalan yang Ethan tempuh, dan betapa berartinya setiap pengakuan yang ia terima di sepanjang perjalanan itu. Undangan Wimbledon ini adalah bukti bahwa kerja keras tidak pernah berbohong. Dan dukungan dari Mangkunegaran dan K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X memberikan Ethan sesuatu yang tidak bisa dibeli: keyakinan bahwa Indonesia percaya padanya. Ethan tidak berangkat ke Eropa sendirian. Ia membawa Indonesia bersamanya," ungkap Wynne.

K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X menegaskan dukungan terhadap Ethan merupakan bagian dari komitmen Mangkunegaran dalam mendukung generasi muda Indonesia.

"Ketika seorang anak muda Indonesia berdiri di hadapan dunia, Mangkunegaran berdiri bersamanya. Itulah makna dari program The Mangkunegaran Fellowship, dan itulah janji yang akan terus Mangkunegaran pegang, untuk Ethan, dan untuk setiap generasi unggul bangsa yang menyusul setelahnya," tukas K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya