MANAJER Umum Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, santai saja melihat skuadnya masih tertinggal dari Aprilia Racing memasuki pertengahan musim MotoGP 2026. Ia yakin, kekuatan Ducati Lenovo dan dua tim lainnya belum 100 persen.
Ducati tertinggal dari Aprilia Racing dalam segala hal pada setengah musim ini. Tim asal Borgo Panigale, Italia, itu kini berada di posisi kedua secara klasemen konstruktor MotoGP 2026.
Aprilia memimpin dengan 304 poin. Di klasemen tim, Ducati berada di posisi ketiga setelah Aprilia Racing (379 poin) dan Trackhouse Aprilia (306 poin), dengan koleksi 283 poin.
Dominasi Aprilia musim ini berdasarkan performa apik para pembalapnya. Dua pembalap tim pabrikan, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, memimpin klasemen pembalap di posisi satu dan dua.
Sementara, pembalap Ducati yang terdekat berasal dari tim satelit Pertamina Enduro VR46 Racing Team yakni Fabio Di Giannantonio yang duduk di posisi ketiga. Dua bintang Ducati Lenovo Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, harus puas berada di luar tiga besar.
"Bagian pertama musim ini sedikit lebih rumit dari biasanya , tetapi itu bagian dari permainan. Saya pikir ada tim yang datang ke balapan pertama dengan persiapan yang lebih baik, baik dari segi motor maupun performa pembalapnya," kata Dall'Igna dikutip dari Motosan, Selasa (7/7/2026).
Pria asal Italia itu mengatakan Ducati perlu improvisasi besar untuk mengejar Aprilia. Meski demikian, ia yakin bahwa mengejar tim asal Noale itu bukan merupakan kemustahilan.
"Kami belum mencapai 100%; kami perlu melakukan beberapa pekerjaan, membuat beberapa penyesuaian. Tetapi kami sudah dekat, dan dalam beberapa kasus, kami telah menang dengan telak,” ungkap Dall’Igna.