ASSEN – Pembalap Tim Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, sukses mencuri perhatian lewat kemenangan perdananya di MotoGP Belanda 2026. Di balik performa impresifnya, gaya balap rider asal Jepang ini menjadi sorotan tajam karena dinilai tidak biasa oleh para rivalnya.
Setelah sempat bergelut dengan masalah kualifikasi di awal musim, Ogura mulai menemukan ritme terbaiknya. Keberhasilan start dari baris depan di Sirkuit Brno dan Assen menjadi kunci penting yang melengkapi ketangguhan kecepatannya di lintasan.
Dalam balapan di Sirkuit Assen, Ogura sempat merosot ke posisi keempat pada lap-lap awal. Namun, ia perlahan bangkit dan bergabung dalam grup depan bersama dua penunggang Aprilia lainnya, Jorge Martin dan Raul Fernandez.
Ketajaman Ogura terbukti saat balapan menyisakan enam lap lagi, di mana ia sukses merebut pimpinan balapan. Meski sempat mengalami kendala, ia berhasil menyentuh garis finis dengan keunggulan nyaman dua detik.
Rekan satu timnya, Raul Fernandez, mengakui gaya berkendara Ogura sangat berbeda dari pebalap Aprilia lainnya. Keanehan tersebut justru dinilai menjadi senjata rahasia Ogura untuk tampil kuat di akhir balapan.
Pandangan serupa disampaikan oleh Jorge Martin yang kini memimpin klasemen sementara. Martin mengungkapkan kebingungannya saat membuntuti Ogura, karena posisi tubuh sang pebalap terlihat sangat ekstrem.
"Saat Anda membuntuti Ai, rasanya aneh karena dia terlihat seperti mau jatuh di setiap tikungan! Posisi badannya sangat turun ke bawah, tetapi motornya tetap tegak," ujar Martin, melansir dari Crash, Selasa (30/6/2026).
Teknik membalap yang tidak biasa ini disinyalir menjadi kunci utama Ogura dalam menjaga keausan ban. Dengan posisi motor yang lebih tegak saat berbelok, area ban yang menyentuh aspal menjadi lebih optimal untuk jangka panjang.
Meskipun data telemetri menunjukkan performa motor semua pembalap Aprilia hampir setara, adaptasi gaya unik Ogura terbukti memberikan perbedaan besar di fase krusial balapan. Martin bahkan mengaku kesulitan mengantisipasi pergerakan Ogura.
Berkat kemenangan manis ini, Ai Ogura kini merangkak naik ke peringkat keempat klasemen sementara. Mengantongi 63 poin dari dua seri terakhir, ancaman Ogura kini wajib diwaspadai oleh para pemburu gelar juara dunia.
(Rivan Nasri Rachman)