SPIELBERG – Hubungan panas antara pembalap Tim Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton dan Max Verstappen (Red Bull Racing) kembali memanas usai balapan Formula One (F1) GP Austria 2026. Kali ini, Hamilton memberikan jawaban menohok setelah Verstappen menuntut agar sang rival dijatuhi penalti akibat insiden di Sirkuit Red Bull Ring tersebut.
Pertandingan F1 secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.
Pertarungan sengit memperebutkan posisi kedua terjadi pada lap 11 di Red Bull Ring. Saat George Russell (Mercedes AMG Petronas) memimpin di depan, dua pembalap dengan total 11 gelar juara dunia ini terlibat aksi saling sikut yang menegangkan dengan Verstappen.
Verstappen mencoba menusuk dari sisi dalam Tikungan 3, namun Hamilton menolak menyerah. Pembalap Inggris itu terus menempel ketat Verstappen hingga mereka memasuki area tikungan cepat berikutnya.
Puncaknya terjadi di Tikungan 6, ketika Verstappen kehabisan ruang di sisi luar. Pembalap berusia 28 tahun tersebut terpaksa melebar ke area gravel demi menghindari benturan dengan Hamilton.
Merasa dirugikan oleh manuver agresif Hamilton, Verstappen langsung meluapkan kekesalannya melalui radio tim. Pembalap yang kini mengantongi empat gelar juara dunia itu berseru, "Itu penalti, jelas-jelas penalti."
Namun, pengawas balapan (stewards) mengabaikan tuntutan tersebut dan tidak menjatuhkan sanksi apa pun kepada Hamilton. Balapan pun berakhir dengan Verstappen mengamankan posisi kedua, diapit oleh duo Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli.
Sementara itu, Hamilton harus puas finis di posisi kelima. Ia finis dua tempat di depan rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc, yang berjuang keras melawan masalah degradasi ban sepanjang balapan.
Seusai balapan, Hamilton menanggapi santai protes Verstappen saat diwawancarai awak media. Pembalap berusia 41 tahun itu menilai insiden tersebut hanyalah bagian dari balapan yang seru.
"Dia melebar di sisi luar. Anda tidak bisa berharap bisa menyalip dari sisi luar seorang juara bertahan, mempertahankan jalur, lalu lolos begitu saja. Dia berada di belakang saat di apex, jadi seharusnya dia mengalah," ujar Hamilton, melansir dari Give Me Sports, Selasa (30/6/2026).
Hamilton, yang baru saja meraih kemenangan perdananya bersama Ferrari di F1 GP Catalunya-Barcelona 2026, kini bertengger di posisi ketiga klasemen. Meski performanya menanjak, ia mengakui bahwa Ferrari masih butuh peningkatan performa mesin untuk mengejar kecepatan Mercedes yang dominan di trek lurus.
Fokus kini beralih ke F1 GP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone minggu depan, yang akan menghadirkan format Sprint Race.
(Rivan Nasri Rachman)