Gagal Menang di MotoGP Italia 2026, Jorge Martin Makin Termotivasi Kalahkan Marco Bezzecchi

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Senin 01 Juni 2026 19:21 WIB
Dua pembalap Tim Aprilia Racing, Jorge Martin bersama Marco Bezzecchi. (Foto: Instagram/aprilia)
Share :

FLORENCE – Pembalap Tim Aprilia Racing, Jorge Martin, secara ksatria mengakui keunggulan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang tampil luar biasa dan keluar sebagai pemenang dalam balapan utama MotoGP Italia 2026, pada Minggu 31 Mei 2026. Martin merasa Bezzecchi tampil begitu hebat, namun hal tersebut membuatnya semakin termotivasi untuk mengalahkan rekan setimnya tersebut.

Hasil pada balapan di Sirkuit Mugello, Italia itu pun sekaligus menyudahi puasa kemenangan Bezzecchi dalam tiga seri terakhir. Berkat hasil sempurna di hadapan publiknya sendiri, pembalap asal Italia tersebut sukses memperlebar jarak keunggulan di puncak klasemen menjadi 17 poin di atas Martin yang membuntuti di posisi kedua.

1. Kalah Cepat dari Rekan Setim

Akhir pekan kemarin, Jorge Martin sempat diawali dengan catatan impresif setelah ia berhasil mengungguli Bezzecchi dengan finis kedua di sesi Sprint Race, tepat di belakang Raul Fernandez. Namun, situasi berubah drastis saat balapan utama sepanjang 23 putaran dimulai.

Meskipun kedua penunggang Aprilia RS-GP ini sempat bertarung ketat saling berdampingan di lap pembuka, ritme balapan perlahan diambil alih oleh Francesco Bagnaia yang menyalip keduanya. Bezzecchi kemudian mengamuk dan merebut kembali posisi terdepan pada lap ke-13.

Martin sejatinya sempat ikut melewati Bagnaia untuk mengamankan posisi kedua, namun ia sama sekali tidak mampu mengejar kecepatan Bezzecchi hingga akhirnya menyentuh garis finis dengan selisih jarak yang cukup jauh, yakni 3,6 detik.

Jorge Martin bersama Marco Bezzecchi. (Foto: Instagram/aprilia)

"Masih ada beberapa area di mana saya harus berbenah. Marco lebih cepat dari kami. Saya rasa hari ini bukan kombinasi yang sempurna antara saya dengan motor,” ujar Martin, mengutip dari Crash, Senin (1/6/2026).

“Saya sempat kesulitan di beberapa bagian. Namun bagaimanapun juga, saya berhasil finis kedua. Ketika saya menyalip Bagnaia, saya sempat berpikir memiliki kesempatan untuk mengejar Marco, tetapi dia memiliki satu gigi lebih tinggi (lebih cepat) daripada saya hari ini," tambahnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya