KESEMPATAN Megawati Hangestri untuk unjuk gigi bersama Hyundai Hillstate terancam oleh usulan perubahan aturan di Liga Voli Korea Selatan (V-League) 2026-2027. Apalagi, federasi (KOVO) tampak akan mempertimbangkan dengan seksama.
Belum lama ini, pelatih Timnas Voli Putri Korea Selatan Cha Sang-hyun mengusulkan perubahan regulasi terkait pemain asing. Ia ingin jumlah pertandingan Megawati dan kawan-kawan dibatasi musim depan.
Usulan itu diajukan dengan maksud agar pemain-pemain lokal Korea Selatan bisa mendapat lebih banyak jam terbang. Hal itu didasarkan pada penurunan kualitas permainan Timnas Voli Putri Korea semenjak terdegradasi dari Volleyball Nations League atau VNL 2025.
Cha menilai, ketergantungan kontestan Liga Voli Putri Korea Selatan kepada legiun asing, berdampak negatif. Apalagi, timnya lemah di posisi opposite dan outside hitter yang lebih sering dihuni pemain asing seperti Megawati.
Dilansir dari SportsSeoul, Rabu (27/5/2026), Cha mengusulkan agar pemain asing tidak dimainkan sejak fase reguler pada putaran 4 hingga 6. Baru di babak playoff hingga grand final, mereka boleh diturunkan kembali.
Liga Voli Putri Korea Selatan sendiri terbagi dalam 6 putaran dengan total 36 pertandingan. Itu artinya, Megawati dan legiun asing lain bisa jadi akan kehilangan sekitar 18 laga di fase reguler!