ADA dua pebulutangkis putri yang tak hanya memukau di lapangan, tetapi juga mencuri perhatian dengan kecantikan dan pencapaian luar biasa mereka.
Keduanya bahkan tercatat dalam sejarah resmi Guinness World Records yaitu sebagai pemegang rekor medali terbanyak di tunggal putri Kejuaraan Dunia BWF. Siapa saja mereka?
Nama lengkapnya adalah Pusarla Venkata Sindhu, namun dunia mengenalnya sebagai PV Sindhu.
Pebulutangkis cantik kelahiran Hyderabad, India, 5 Juli 1995 ini pernah menduduki peringkat 1 dunia pada 2017, sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa ia bukan sekadar wajah tanpa prestasi.
Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, ia nyaris meraih emas namun harus puas dengan medali perak setelah kalah di partai final, lalu menyusul medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020. Puncak kariernya tiba ketika Sindhu menjadi juara dunia pada 2019, menggenapi koleksi prestasi spektakulernya.
Sindhu sukses memegang rekor Guinness World Records sebagai salah satu pebulutangkis putri peraih medali terbanyak di Kejuaraan Dunia BWF, dengan total lima medali yang diraih antara 2013 hingga 2019.
Medali emas pertamanya diperoleh dalam partai final berdurasi 38 menit melawan Nozomi Okuhara pada 25 Agustus 2019 di Basel, Swiss.
Sindhu pernah masuk dalam daftar atlet perempuan terkaya versi Forbes, dan status prestisius itu tidak hanya diraih dalam satu tahun saja, melainkan beberapa kali yang membuktikan bahwa popularitas dan nilai komersialnya berada di level tertinggi di dunia olahraga.
Sebelum Sindhu, ada satu nama yang terlebih dahulu mengukir rekor tersebut: Zhang Ning dari Tiongkok.
Zhang Ning meraih lima medali di Kejuaraan Dunia BWF dalam rentang tahun 2001 hingga 2007, dengan rincian satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu.
Pemain kelahiran 1978 ini dikenal sebagai salah satu pebulutangkis paling dominan pada eranya. Penampilannya yang elegan dan permainan yang konsisten menjadikannya kiblat tunggal putri dunia selama hampir satu dekade.
Tak hanya soal medali kejuaraan dunia, Zhang Ning juga menorehkan namanya dalam sejarah Olimpiade, termasuk meraih medali emas di Athena 2004 dan Beijing 2008 berturut-turut di hadapan publiknya sendiri.
Rekor lima medali di Kejuaraan Dunia BWF yang mereka bagi bersama ini pun telah resmi tercatat dalam Guinness World Records, menjadikan nama mereka abadi dalam sejarah olahraga dunia.
(Dian AF)