Lee secara terbuka menyebut Tony sebagai role model utamanya. Ia merasa memiliki kemiripan teknis dengan Tony, di mana keduanya tidak mengandalkan power besar untuk mematikan lawan, melainkan kecerdasan penempatan bola dan strategi yang matang.
"Saya sangat mengagumi Tony Gunawan. Beliau adalah sosok yang mampu menaklukkan kelemahannya sendiri. Karena kelemahan kami mirip, saya terdorong untuk meniru performanya di lapangan," ungkap Lee Yong-dae.
Dengan mengadaptasi gaya main sang legenda Indonesia tersebut, Lee Yong-dae berhasil mengubah keterbatasan menjadi kekuatan yang membawanya menjadi salah satu pemain ganda terbaik yang pernah ada dalam sejarah bulu tangkis dunia.
(Rivan Nasri Rachman)