LE MANS – Teka-teki mengenai masa depan Marc Marquez di grid MotoGP mulai menemui titik terang. CEO Ducati, Claudio Domenicali, memberikan bocoran bahwa kesepakatan kontrak baru untuk sang juara bertahan pada musim 2027 sudah hampir rampung.
Meski belum ada pernyataan resmi, komitmen antara pembalap Spanyol tersebut dengan pabrikan Borgo Panigale tampaknya hanya tinggal menunggu waktu. Domenicali menjelaskan proses administrasi sudah memasuki tahap akhir.
"Bisa dikatakan bahwa proses pembaruan kontrak ini hampir selesai, hanya tinggal detail-detail kecil terakhir. Saya rasa pengumuman resminya akan segera tiba," ujar Domenicali sebagaimana dikutip dari GPone, Selasa (5/5/2026).
Penundaan pengumuman kontrak pembalap Ducati musim 2027 ternyata berkaitan erat dengan negosiasi yang sedang berlangsung antara para pabrikan dan pemegang hak komersial MotoGP (Dorna). Hal ini berdampak pada komunikasi publik seluruh tim, namun Domenicali menegaskan solusi menyeluruh sudah semakin dekat dan kejelasan status pembalap akan segera terungkap.
Di sisi lain, Domenicali juga menyoroti kondisi fisik Marquez menjelang seri Prancis. Setelah sempat memenangi Sprint Race di Jerez namun terjatuh di balapan utama, Marquez kini tertinggal 44 poin dari Marco Bezzecchi di klasemen.
Pihak Ducati menilai jeda panjang sejak seri COTA sangat membantu pemulihan cedera bahu sang pembalap. Menurut Domenicali, untuk memenangi kompetisi level tinggi ini, seorang pembalap harus bugar 101 persen, dan Marquez kini merasa jauh lebih baik.
Sinyal kuat mengenai kontrak Marquez ini juga dibarengi dengan prediksi perombakan besar-besaran di garasi Ducati. Marc Marquez diperkirakan akan tetap berada di tim pabrikan dan kemungkinan besar akan dipasangkan dengan bintang muda, Pedro Acosta, pada musim 2027 mendatang.
Sementara itu, pergerakan transfer pembalap lain juga mulai memanas. Bintang utama Ducati saat ini, Francesco Bagnaia, dirumorkan bakal hengkang untuk bergabung dengan Marco Bezzecchi di tim Aprilia.
Jika rumor ini terealisasi, maka peta kekuatan MotoGP pada 2027 akan mengalami perubahan drastis dengan komposisi duet maut di setiap pabrikan besar.
(Rivan Nasri Rachman)