PEMBALAP Ducati Lenovo, Marc Marquez, membongkar kunci sukses menyegel tujuh trofi MotoGP. Ia mengatakan bakat membalap saja tidak cukup, tapi dibaluti “kegilaan” di lintasan untuk memenangkan trofi demi trofi di kelas premier.
Marc Marquez promosi ke MotoGP pada 2013. Ia menggantikan posisi Casey Stoner di Respol Honda yang memutuskan pensiun.
Hebatnya di tahun pertama, The Baby Alien -julukan Marc Marquez- langsung menjadi juara dunia setelah mengungguli dua rider asal Spanyol, yakni Jorge Lorenzo (Yamaha) dan Dani Pedrosa (Honda). Sejatinya, bakat besar Marc Marquez sudah terlihat semenjak The Baby Alien eksis di ajang Grand Prix pada 2008.
“Sisi gila” menjadi salah satu kelebihan yang dimiliki Marc Marquez. Ia berani membuat keputusan di luar dugaan di lintasan yang menghasilkan hasil positif untuknya.
“Bakat saja tidak cukup (Untuk juara MotoGP). Ini adalah perpaduan berbagai faktor, tapi Anda harus punya keberanian,” kata Marc Marquez kepada Speedweek, Okezone mengutip dari Motorsportweek, Kamis (23/4/2026).
“Terkadang saya mendengar orang berkata, Para pembalap ini gila. Namun, saya pastikan bukan yang paling gila yang menang, tetapi yang tahu bagaimana memaksimalkan ‘kegilaan’ mereka,” lanjut Marc Marquez.