Zii Jia mengakui bahwa musim 2026 berjalan cukup berat baginya, dengan lima kali tersingkir di babak awal dari enam turnamen yang diikuti. Karena itu, ia merasa sangat berterima kasih atas kepercayaan yang masih diberikan oleh pihak asosiasi (BAM) untuk memasukkannya ke dalam skuad nasional.
Sebagai pemain senior, Zii Jia pun menyatakan kesiapannya untuk menjadi mentor bagi rekan-rekan setimnya yang lebih muda selama berada di Denmark.
"Jika mereka membutuhkan saran, saya selalu ada di sana. Saya tidak akan egois dan akan membagikan apa pun pengalaman yang saya miliki," tutup Zii Jia.
Persiapan matang telah dilakukan, termasuk menjalani sesi latihan intensitas tinggi bersama skuad nasional. Zii Jia merasa kondisi fisiknya kini jauh lebih baik dan siap mendukung strategi rotasi pemain yang akan diterapkan tim pelatih guna menjaga kebugaran tim di sepanjang turnamen. Bagi Zii Jia, kunci utamanya saat ini sederhana: tetap bebas dari cedera dan bertarung habis-habisan saat dibutuhkan.
(Rivan Nasri Rachman)