JAKARTA – Presiden RI, Prabowo Subianto, resmi meletakkan jabatan sebagai Ketua Umum PB IPSI. Ia pun menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa membawa pencak silat dipertandingkan di Olimpiade.
Ucapan Prabowo itu mencuri perhatian di tengah-tengah Musyawarah Nasional PB IPSI ke-16 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Sabtu 11 April 2026. Pada kesempatan itu, Sugiono terpilih sebagai Ketum PB IPSI periode 2026-2030.
Prabowo menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjabat sebagai Ketum PB IPSI dalam lima periode terakhir. Ia pun meyakini perkembangan pencak silat Tanah Air akan melaju positif.
"Saya pun minta maaf, beberapa saat ini bisa dikatakan sudah hampir 3 tahun saya tidak terlalu aktif di depan, tapi saya mendukung selalu dari belakang. Apalagi sekarang Presiden, saya kira pembinaan IPSI akan lebih dahsyat lagi," ujar Prabowo dalam acara Munas PB IPSI di JICC, Senayan, Jakarta, dikutip Senin (13/4/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Gerindra itu turut meminta maaf karena belum berhasil membawa pencak silat masuk ke Olimpiade. Ia berharap penerusnya bisa melanjutkan perjuangan tersebut.
"Banyak tugas PB IPSI ke depan, saya minta maaf saya belum berhasil membawa pencak silat ke olimpiade. Kami terus berusaha saya kira saya yakin pengganti saya nanti akan akan berhasil membawa ke olimpiade," tutur Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo juga mengingatkan kepada kepengurusan PB IPSI ke depan agar tidak terlalu obsesi membawa pencak silat ke olimpiade. Menurutnya ada hal penting lain yang harus dilakukan federasi nantinya.