ANALISIS menarik disampaikan mantan pembalap MotoGP Ruben Xaus melihat Marc Marquez yang begitu buruk di awal musim ini. Ia menduga hal itu berkaitan dengan keputusan tinggal terpisah dari sang adik Alex Marquez!
Tiga seri awal seperti mimpi buruk buat Marquez. Pembalap tim Ducati Lenovo itu gagal naik podium dengan sekali gagal finis pada balapan pembuka musim yakni MotoGP Thailand 2026.
Marquez memang sanggup memenangi Sprint Race MotoGP Brasil 2026. Namun, sang juara dunia bertahan hanya bisa finis di posisi empat pada balapan tersebut serta kelima di Amerika Serikat (AS).
Menurutnya, selain masalah motor dan fisik, kehidupan pribadi Marquez ikut berpengaruh pada penurunan performa. Keputusan tinggal pisah rumah dengan Alex Marquez punya dampak tidak main-main.
“Ada juga situasi di kehidupan pribadinya, kakak-beradik Marquez, mereka tidak lagi tinggal bersama tahun ini. Dulu mereka berlatih bersama setiap hari. Dengan begitu, mental mereka selalu terjaga,” kata Xaus, mengutip dari Motosan, Selasa (7/4/2026).
Marquez bersaudara memang tinggal serumah dalam beberapa tahun terakhir di Madrid, Spanyol. Keduanya juga kerap terlihat berlatih bersama baik untuk program fisik maupun di trek motocross.
Hal itu diakui sendiri oleh Marquez dalam wawancara akhir tahun lalu. Memiliki adik yang sama-sama bertarung di MotoGP cukup membantu hingga jadi juara dunia MotoGP 2025.
“Salah satu kekuatan saya adalah memiliki saudara yang juga ada di MotoGP. Saya bisa belajar darinya, begitu juga dia. Kami saling bantu, bukan dari sisi teknis karena kami bekerja untuk tim berbeda, tapi dari sisi manusia,” terang Marquez.
Kebetulan pula tahun lalu Marc Marquez dan Alex Marquez finis 1-2 di klasemen akhir MotoGP 2025. Sedangkan di MotoGP 2026, keduanya sama-sama kesulitan untuk sekadar bertarung di lima besar.
(Wikanto Arungbudoyo)