Di pihak Aprilia Racing, stabilitas mulai terlihat setelah Marco Bezzecchi setuju memperpanjang kontrak hingga 2027. Namun, situasi berbeda dialami rekan setimnya, Jorge Martin, yang merupakan juara dunia MotoGP 2024 namun hingga kini belum menentukan sikap terkait masa depannya.
"Mungkin kami adalah yang pertama mengumumkan perpanjangan kontrak Marco Bezzecchi karena tahun lalu sebuah cerita dimulai yang, dari sudut pandang tertentu, juga melampaui ekspektasi. Kami sangat ingin menyelesaikannya, dan kami berhasil," sambung Rivola.
Saat ini, Aprilia Racing memang sedang berada dalam tren positif yang luar biasa. Bezzecchi berhasil memenangkan tiga seri beruntun, sementara Martin membuntuti dengan raihan runner-up dalam dua seri balapan terakhir secara berturut-turut.
Bezzecchi kini kokoh memuncaki klasemen dengan koleksi 81 poin, hanya unggul tipis empat angka dari Martin. Posisi mereka ditempel ketat oleh pembalap muda Pedro Acosta (Red Bull KTM) yang menduduki peringkat ketiga dengan raihan 60 poin.
Sementara itu, duo andalan Ducati Lenovo, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, justru masih kesulitan menemukan performa terbaik mereka musim ini. Marquez saat ini tertahan di urutan kelima, sedangkan Bagnaia harus puas berada di posisi kesembilan klasemen sementara MotoGP 2026.
(Rivan Nasri Rachman)