MAX Verstappen mengancam pensiun di akhir F1 2026! Pembalap tim Red Bull Racing itu mengaku sudah tidak menemukan kebahagiaan lagi saat membalap gara-gara regulasi anyar.
Kinerja Verstappen memang termasuk jeblok di tiga seri awal F1 2026. Juara dunia F1 empat kali itu hanya bisa finis keenam di seri Australia, delapan di Jepang, dan gagal menyelesaikan lomba di China.
Tapi bukan itu yang membuat Verstappen berang. Ia mengaku kehilangan motivasi gara-gara regulasi baru di F1 2026 yang menekankan manajemen energi dari power unit.
Sebetulnya, Verstappen sudah berulang kali menyatakan tidak suka dengan regulasi ini. Ia bahkan sempat berpikir untuk keluar dari F1 jika tidak ada perubahan regulasi.
“Itulah yang saya katakan (ingin pensiun). Saya memikirkan segalanya di paddock. Secara pribadi, saya tetap senang. Anda juga harus menunggu 24 balapan, kali ini 22, tapi biasanya 24 seri,” papar Verstappen, mengutip dari Crash, Selasa (31/3/2026).
“Lalu, Anda berpikir apakah ini semua layak (untuk diperjuangkan)? Atau saya lebih menikmati waktu di rumah? Lebih sering bertemu teman-teman ketika tidak lagi menikmati olahraga ini?” urai pria berpaspor Belanda itu.
Lebih lanjut, Verstappen menekankan baginya balapan adalah soal kenikmatan. Ia bahkan selalu mengatakan kepada diri sendiri untuk coba menikmati lagi sensasi balapan jet darat.
“Saya ingin ada di sini untuk bersenang-senang dan menikmati waktu yang menyenangkan. Tapi saya tidak merasakan hal itu sekarang,” tegas Verstappen.
“Tentu saja banyak hal yang saya nikmati. Saya senang bekerja dengan tim tapi ketika duduk di mobil, saya tidak menikmatinya. Saya setiap hari meminta ke diri sendiri untuk menikmatinya, tapi saya tidak bisa,” tandas lelaki berusia 28 tahun itu.
Kontrak Verstappen sendiri masih berlaku hingga akhir F1 2028. Namun, ada klausul di mana sang pembalap bisa saja pergi bila merasa tim tidak sanggup tampil kompetitif.
(Wikanto Arungbudoyo)