TIM pabrikan Italia, Aprilia Racing, tampil moncer di dua race awal MotoGP 2026. Meski demikian, Max Biaggi menyatakan Ducati dan Marc Marquez tetap menjadi favorit juara musim ini.
Aprilia Racing tampil bersinar di dua seri balapan awal MotoGP 2026. Pembalap andalan mereka, Marco Bezzecchi, sukses merebut podium tertinggi di seri Thailand dan Brasil. Bahkan di seri Brasil, mereka meraih podium ganda dengan Jorge Martin finis di posisi dua.
Rentetan hasil manis pada dua seri balapan awal membuat Aprilia Racing merajai papan klasemen sementara, baik di klasemen pembalap maupun konstruktor. Marco Bezzecchi duduk di peringkat pertama dengan 56 poin, sementara di klasemen konstruktor mereka memimpin dengan 64 poin, unggul jauh atas Ducati yang mengemas 47 poin.
Walau mencatat hasil positif, Max Biaggi ragu Marco Bezzecchi bersama Aprilia Racing bisa merebut gelar juara MotoGP 2026. Legenda hidup MotoGP itu tetap menjadikan Ducati dan Marc Marquez sebagai favorit musim ini. Ia mengatakan pertarungan sesungguhnya baru akan terlihat pada seri balapan Eropa.
“Ducati dan Márquez adalah juara, jadi mereka tetap favorit. Mengalahkan Marc itu sulit, apalagi jika ia punya motor terbaik,” kata Max Biaggi, Okezone mengutip dari Motosan, Kamis (26/3/2026).
“Sekarang Bezzecchi memang melakukannya, tapi kita perlu melihat apakah Marc sedang mengalami kesulitan yang tidak terlihat. Nilai sebenarnya baru terlihat sejak GP Eropa pertama di Jerez,” sambung Max Biaggi.
Kendati begitu, Max Biaggi berharap Marco Bezzecchi tetap konsisten memanaskan persaingan gelar juara. Namun, ia memilih Marc Marquez sebagai favorit juara.
“Saya harap dia (Bezzecchi) bisa mempertahankan performa ini hingga akhir musim. Jika iya, dua atau tiga balapan terakhir akan sangat menarik,” terangnya.
“Namun, melihat pengalaman sebelumnya, favorit saya tetap Ducati dan Marquez. Mereka tidak akan tergeser hanya karena dua seri awal,” pungkas Max Biaggi.
(Ramdani Bur)