Meskipun MotoGP perkasa di lintasan lurus, keunggulan itu sirna seketika saat memasuki tikungan. Di sinilah F1 menunjukkan kelasnya sebagai puncak teknologi otomotif. Mobil F1 memiliki pusat gravitasi yang rendah, ban yang lebar untuk traksi maksimal, serta sistem aerodinamika yang menghasilkan downforce luar biasa.
Perbedaannya sangat mencolok, di sebuah tikungan, mobil F1 mungkin hanya perlu mengurangi kecepatan dari 312 km/jam ke 240 km/jam tanpa pengereman ekstrem. Sebaliknya, pembalap MotoGP harus mengerem sangat keras dari kecepatan 327 km/jam turun drastis ke 115 km/jam agar bisa berbelok dengan aman.
Ketidakstabilan motor saat pengereman keras sering kali membuat roda belakang terangkat, sehingga mereka harus mengerem jauh lebih awal dibandingkan pembalap F1.
Sebagai perbandingan nyata di Red Bull Ring, Austria, mobil F1 mampu mencatat waktu lap 1 menit 06,957 detik, sementara catatan terbaik MotoGP di sana hanya 1 menit 24,312 detik. Selisih hampir 18 detik ini membuktikan bahwa traksi empat roda dan gaya gravitasi hingga 5G yang dihasilkan mobil F1 mustahil ditandingi oleh kendaraan roda dua mana pun di arena tikungan.
(Rivan Nasri Rachman)