Tardozzi jelas tidak setuju dengan penilaian pengawas balapan. Ia tidak yakin Marquez menyentuh Acosta sama sekali dalam insiden itu dan menilai penaltinya terlalu berlebihan.
“Saya pikir kita sering melihat manuver seperti itu. Marc tidak menyentuh Pedro. Dia tidak keluar lintasan sama sekali. Jadi, saya pikir ini tidak adil,” tegas Tardozzi, dikutip dari Crash, Sabtu (28/2/2026).
“Mereka adalah dua pembalap pintar. Saya yakin Pedro, di sisi sebaliknya, akan melakukan hal yang sama,” tandas pria asal Italia itu.
Acosta sendiri cukup beruntung dalam Sprint Race MotoGP Thailand 2026. Setelah membuat start yang bagus, ia mendapat berkah dengan jatuhnya Marco Bezzecchi di putaran kedua. Itu jadi kunci untuk memenangi balapan.
(Wikanto Arungbudoyo)