Kisah Pebasket Kyrie Irving, Temukan Kedamaian Islam di Tengah Hiruk-pikuk Industri NBA

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Rabu 25 Februari 2026 16:08 WIB
Pebasket Dallas Mavericks, Kyrie Irving. (Foto: Instagram/kyrieirving)
Share :

KISAH pebasket Kyrie Irving yang menemukan kedamaian Islam di tengah hiruk-pikuk industri NBA menarik untuk dibahas. Ya, bintang Dallas Mavericks ini telah mengejutkan banyak pihak setelah memutuskan menjadi mualaf pada usia 29 tahun, tepatnya pada 2021 silam.

Irving memang dikenal sebagai sosok yang menolak konformitas. Namun, perjalanan spiritualnya mencapai titik balik yang paling signifikan ketika ia memutuskan untuk memeluk agama Islam dan bergabung dengan komunitas Muslim global.

1. Pilih Mualaf

Spekulasi mengenai mualafnya Irving mulai merebak pada April 2021, ketika para penggemar menyadari perubahan perilaku sang pemain di lapangan. Melalui media sosial, beredar foto-foto Irving yang melakukan sujud sebelum pertandingan dimulai, sebuah gestur yang identik dengan tata cara ibadah umat Islam.

Selain itu, unggahan di akun pribadinya mulai sering memberikan apresiasi kepada Allah atas segala urusan politik maupun pribadinya. Kebenaran tersebut akhirnya terungkap dalam sebuah konferensi pers usai kemenangan Brooklyn Nets atas Boston Celtics.

Dengan mengenakan topi bertuliskan "Black Fathers Matter", Irving secara terbuka mengakui identitas barunya.

Kyrie Irving. (Foto: Instagram/dallasmavs)

"Segala puji bagi Tuhan, Allah, atas semua ini... Menjadi bagian dari komunitas Muslim, berkomitmen pada Islam, juga berarti berkomitmen pada semua ras dan budaya," ujar Irving, melansir dari Andscape, Rabu (25/2/2026).

Pengakuan ini disambut hangat oleh komunitas Muslim di Amerika Serikat yang kemudian menjulukinya sebagai "Ramadan Irving", sosok pahlawan baru di dunia olahraga yang tak takut menyuarakan kebenaran.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya