LESMO – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Alex Rins, menegaskan dirinya sama sekali tidak menyesali keputusan masa lalunya yang pernah menolak pinangan dari Gresini Ducati. Tawaran menggiurkan tersebut datang pada musim 2023, tepat saat Rins sedang mencari pelabuhan baru setelah tim Suzuki memutuskan untuk hengkang secara mendadak dari ajang MotoGP.
Alih-alih memilih motor Ducati yang tengah mendominasi, pembalap asal Spanyol tersebut justru merapat ke Honda. Meskipun hanya bertahan selama satu musim di sana, ia kemudian melanjutkan petualangannya bersama tim pabrikan Monster Energy Yamaha hingga saat ini.
Alex Rins menyatakan tidak bergabung dengan Ducati bukanlah sebuah kegagalan atau hal yang perlu disesali. Baginya, setiap keputusan yang diambil selalu didasari oleh pertimbangan profesional yang sangat matang demi kelangsungan karier balapnya di level tertinggi.
"Saya tidak menyesalinya karena saya tidak bisa mengubahnya lagi. Sepertinya keputusan yang sangat mudah untuk bergabung dengan Ducati, tetapi karena saat ini tim satelit," kata Alex Rins dilansir dari Crash, Rabu (18/2/2026).
“Seince Suzuki pergi, mengelola semuanya menjadi sulit, terutama dalam hal performa," tambahnya.
Pembalap berusia 30 tahun itu mengungkapkan bahwa masa singkatnya bersama Honda tetap memberikan kesan yang positif secara profesional. Ia menegaskan kembali bahwa ia selalu memegang teguh prinsipnya dalam memilih proyek balap yang menawarkan dukungan teknis secara penuh dari pihak pabrikan.
"Saat itu, kami punya pilihan untuk bergabung dengan Gresini atau LCR Honda, dan saya memilih yang terakhir karena mereka menawarkan saya kontrak sebagai pembalap pabrikan," sambung Rins.
“Di Honda, mereka menawarkan saya kondisi yang sama seperti Marc Marquez dan Joan Mir. Ini bukan soal uang, tapi soal proyek dan dukungan pabrik,” tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)