Hasil minor di MotoGP 2025 membuat posisi Bagnaia terancam di Ducati untuk musim 2027 nanti. Diketahui, kontraknya akan habis di penghujung 2026.
Ducati disinyalir hanya akan mempertahankan Marc Marquez yang jadi tandem Bagnaia sejak musim lalu. Sebab, penampilan Marquez begitu apik bersama tim pabrikan Ducati hingga merebut gelar juara musim lalu.
Mendapati kondisi ini, Lorenzo tampaknya turut prihatin dengan Bagnaia. Dia pun beri nasihat menyentuh kepada Bagnaia.
Menurut Lorenzo, kiprah pembalap memang hanya akan dipandang pada musim terakhirnya di MotoGP. Hasil manis yang telah diraih di musim-musim sebelumnya takkan diperhitungkan.
Karena itu, Lorenzo menilai kondisi Bagnaia benar-benar berbalik saat ini. Beberapa musim lalu, dirinya sangat diinginkan banyak tim. Tetapi kini, dia tak terlalu diperhitungkan. Meski begitu, Lorenzo tetap sanjung Bagnaia yang sudah ukir prestasi ciamik sejauh ini.
“Sayangnya, dalam olahraga ini, Anda hanya akan dipandang sebaik penampilan di balapan terakhir Anda, atau dalam hal ini, musim terakhir Anda,” ujar Lorenzo, dikutip dari Motosan, Rabu (4/2/2026).
“Dan secara paradoks, hampir tidak ada yang menginginkan Alex Marquez pada 1,5 tahun yang lalu. Sekarang banyak yang menginginkannya,” lanjutnya.
“Bagnaia, di sisi lain, sebelumnya semua orang menginginkannya, Ducati memperbarui kontraknya dengan nilai yang sangat bagus. Dia orang Italia, juara dunia dua kali. Tidak ada yang pernah memenangkan dua gelar dengan Ducati, bahkan Stoner pun tidak. Nilainya sangat tinggi. Sekarang, begitulah dunia balap motor. Sayangnya,” tutup Bagnaia.
(Djanti Virantika)