“Pelajaran yang saya dapat tahun ini adalah jangan memaksakan lebih dari yang seharusnya. Sekarang tugas saya adalah pulih dan tiba di balapan pertama dalam kondisi terbaik,” sambungnya.
Martin tak ingin terus-menerus meratapi nasib buruknya pada musim lalu. Eks rider Pramac Racing itu sangat yakin MotoGP 2026 akan menjadi tahun kebangkitannya.
“Yang penting, 2025 sudah berlalu. Kita belajar darinya, tapi fokusnya sekarang adalah 2026. Saya sangat yakin ini akan menjadi tahun kebangkitan saya, jadi kita gas habis,” tutup Martin.
(Rivan Nasri Rachman)