"Ada (tawaran dari menjadi pelatih) dari luar. Dari luar (negeri) kebanyakan. Ada beberapa lah pokoknya. (Negaranya) Asia. Pokoknya itulah tapi memang saya enggak dulu," sambung pria berusia 37 tahun tersebut.
"Ya kalau bisa (jadi pelatih) di Indonesia dulu karena kan keluarga di sini, kalau di luar kan harus jauh lagi dari keluarga. Seperti waktu main dulu kan ditinggal lagi," tutup Ahsan.
Itulah kisah haru pebulu tangkis Mohammad Ahsan, tolak tawaran latih tiga negara Asia demi tebus waktu untuk keluarga. Ia memang layak dijadikan panutan.
(Wikanto Arungbudoyo)