TUNGGAL putra Indonesia, Alwi Farhan, memastikan siap tampil di Indonesia Masters 2026. Sebelumnya, ia sempat menahan kesakitan di Malaysia Open 2026 yang berlangsung pekan lalu.
Di Malaysia Open 2026, Alwi Farhan terhenti di babak 32 besar. Peraih medali emas SEA Games 2025 tersebut takluk dari wakil Prancis, Alex Lanier dalam pertarungan tiga game 13-21, 21-19, dan 13-21.
Laga tersebut memang tak biasa bagi Alwi Farhan. Pasalnya, pemain berusia 20 tahun tersebut terlihat sempat menahan kesakitan hingga sempat meminta bantuan medis meski tak diperbolehkan oleh wasit.
Alwi Farhan pun menjelaskan kronologi yang menimpa dirinya di laga tersebut. Ia mengungkapkan merasakan sakit pada lambungnya karena terlambat makan setelah mengonsumsi obat.
"Ya, saya konsumsi obat (di Malaysia Open). Saya sebenarnya sudah sarapan, tapi saya belum makan siang. Saya ngejar waktu agar obat painkiller-nya bereaksi, tapi saya belum makan di waktu itu," ungkap Alwi Farhan di Pelatnas PBSI Cipayung.
"Jadi ya mungkin rasanya waktu di dalam pertandingan saya tidak bisa nafas. Lambung saya seperti, apa ya? Seperti rasanya itu ditekan, bisa-bisa ditusuk-tusuk gitu. Jadi sangat amat sakit," tambahnya.
"Tapi, ya saya butuh waktu recovery selama tiga hari. Rasa sakitnya sampai malam itu hilang. Tapi, lemesnya masih sampai Sabtu. Dari kena hari rabu itu sampai Sabtu masih lemes," sambungnya.
Alwi Farhan mengaku saat ini kondisinya sudah membaik. Bahkan ia menyatakan kesiapannya untuk tampil di Indonesia Masters 2026 pada 20-25 Januari 2026.
"Tapi, alhamdulillah minggu ini saya sudah mulai recovery dengan baik. Ya saya siap untuk menghadapi Indonesia Masters," sambung Alwi.
Alwi Farhan menegaskan kondisi sakit pada lambungnya ini bukanlah kambuhan. Sejauh ini, ia baru dua kali merasakan sakit pada lambungnya tersebut.
"Sejauh ini enggak (kambuhan). Baru dua kali. Belakangan ini kena dua kali. Tapi ada salah satu penyebab yang mungkin saya tidak bisa ceritakan ke media. Tapi ya saya handle diri saya cukup baik belakangan ini. Semoga saya dijauhkan dari segala penyakit," tutupnya.
(Ramdani Bur)