Djokovic juga mengaku akan fokus bermain tenis serta pada keluarganya. Ia berjanji tetap akan berkontribusi pada dunia olahraga yang sudah membesarkannya.
“Saya bangga berbagi visi yang sama dengan Vasek saat mendirikan PTPA. Namun, sudah jelas nilai-nilai dan pendekatan-pendekatan saya tidak lagi sejalan dengan arah organisasi saat ini,” papar Djokovic.
“Saya akan tetap fokus pada tenis, keluarga, dan berkontribusi untuk olahraga ini dengan cara yang mewakili prinsip serta integritas saya,” tandasnya.
Selain punya 24 gelar grand slam tenis, yang terbanyak sepanjang sejarah, Djokovic juga dikenal cukup vokal bersuara mengenai berbagai isu. Wajar jika pria kelahiran 22 Mei 1987 dianggap sebagai legenda tenis dan tokoh berpengaruh di dunia olahraga secara umum.
(Wikanto Arungbudoyo)