HANGZHOU – Jonatan Christie mengungkapkan kunci kemenangan atas Kodai Naraoka di laga kedua Grup B BWF World Tour Finals 2024. Ia mengaku berhasil memanfaatkan kelengahan lawan yang kelelahan.
Tunggal putra Indonesia itu tampil meyakinkan pada laga kedua kali ini dengan meraih kemenangan 21-12 dan 21-11. Laga tersebut berlangsung di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, China, Kamis (12/12/2024) siang WIB.
Kemenangan ini menjadi modal apik bagi Jonatan setelah di laga perdana menelan kekalahan. Pada laga tersebut, ia takluk dari Shi Yu Qi asal China dengan skor 16-21, 21-17, dan 8-21.
Tak ingin mengulang hasil yang sama dengan laga pertama, Jonatan kali ini berhasil membaca perlawanan. Bahkan pemain berusia 27 tahun itu berhasil mengontrol jalannya pertandingan atas Naraoka.
Jonatan mengaku memanfaatkan kondisi pemain asal Jepang itu yang kelelahan usai lawan Kunlavut Vitidsarn (Thailand) di laga perdana. Ia juga banyak melakukan serangan efektif yang akhirnya menyulitkan Naraoka.
"Pertama Puji Tuhan bisa melewati hari ini dengan baik. Saya mencoba memanfaatkan kondisi lawan yang kemarin bermain cukup panjang dan terlihat agak berpengaruh dengan performanya," ucap Jonatan dalam keterangan pers PBSI, Kamis (12/12/2024).
"Tapi di gim pertama, dia mau mengajak saya reli, ingin melihat apakah saya akan banyak mati sendiri tapi saya sudah antisipasi dan siap dengan itu," tambah pria asal Jakarta itu.
"Saya juga bermain lebih aktif, membalikkan startegi dia dengan serangan yang efektif. Itu perbedaan dari laga saya kemarin," tandas juara All England 2024 itu.
Dengan hasil ini, maka Jonatan akan menjalani laga hidup mati di laga terakhir Grup B BWF World Tour Finals 2024. Ia akan melawan Kunlavut Vitidsarn untuk berebut satu tiket ke semifinal pada Jumat 13 Desember.
(Wikanto Arungbudoyo)