Hal serupa juga diungkapkan Apriyani/Fadia. Pasangan yang telah mengoleksi tiga gelar tersebut, berharap muncul talenta baru yang datang tidak hanya dari wilayah Jawa saja, tetapi juga menjangkau hingga seluruh penjuru Indonesia.
"Pastinya anak-anak di luar pulau, di daerah bisa unjuk gigi juga, bisa buktiin bahwa di daerah juga bisa menjadi juara, semoga ada bibit-bibit baru dari junior dan dari daerah, serta bisa membanggakan indonesia di kancah dunia," ucap Fadia.
"Saya sama seperti kak Ginting dan Fadia, dari sini semoga bisa banyak membuat bibit-bibit baru untuk ke depannya, lebih banyak lagi prestasi-prestasi bulutangkis Indonesia yang terus membanggakan bangsa, dan ada banyak sejarah-sejarah lagi di Indonesia, termasuk di olimpiade berikutnya dan lain-lain," lanjut Apriyani.
Piala Presiden 2022 sendiri akan diikuti 620 atlet dari 30 provinsi. Provinsi yang tidak mengirimkan atlet adalah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, dan Papua Barat.
Kompetisi ini akan mempertandingkan 11 nomor yaitu tunggal putra-putri U-13 (anak-anak), tunggal dan ganda putra-putri U-15 (pemula), serta tunggal dan ganda putra-putri, dan ganda campuran U-17 (remaja).
(Djanti Virantika)