Friba Rezayee, Olimpian Wanita Pertama Afghanistan yang Tolak Rezim Taliban

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis
Minggu 22 Agustus 2021 16:09 WIB
Friba Rezayee ajak wanita Afghanistan melawan Taliban (Foto: CBC)
Share :

Setelah ancaman pembunuhan itu, Rezayee kabur ke Pakistan sebelum akhirnya mencari suaka dan perlindungan di Kanada pada 2011. Setelah itu, dia mendirikan organisasi nirlaba, "Women Leaders of Tomorrow," yang mengadvokasi hak-hak perempuan di Afghanistan.

Kini, Taliban telah kembali memerintah Afghanistan dan itu menghancurkan Rezayee. Meskipun Taliban telah menyatakan akan memberikan amnesti, dia tidak percaya  mereka telah berubah dan meminta para pemimpin dunia untuk menggulingkan rezim yang baru terbentuk itu.

Walaupun sedang terpuruk, Rezayee berpesan kepada wanita-wanita Afghanistan untuk tetap kuat. Dia mengajak para wanita untuk memperjuangkan hak-hak yang mereka punya dan tetap membulatkan tekad untuk melawan.

"Pesan saya kepada wanita Afghanistan di Afghanistan saat ini adalah untuk tetap kuat. Ini adalah mimpi buruk, tetapi mimpi buruk tidak berlangsung lama. Kita akan melewati ini. Jika membulatkan tekad, kita akan menjadi kelompok perlawanan. Kita akan memperjuangkan hak kita apa pun yang terjadi,” tegas Razayee.

Rezayee juga menghimbau seluruh wanita Afghanistan untuk tetap menjaga hubungan agar bisa kuat bersama-sama. Dia percaya perdamaian dan hak asasi manusia akan menang melawan Taliban.

“Suatu kali, kita kehilangan hak kita pada 1990-an, kita tidak akan membiarkan itu terjadi lagi. Tetap kuat, tetap berhubungan dan tetap cerdas,” ujar Judoka itu.

“Saya percaya pada perdamaian. Perdamaian, kemakmuran dan hak asasi manusia akan menang. Semua orang mati untuk perdamaian,” tambahnya.

Sementara itu, Rezayee pun yakin masih ada kesempatan bagi wanita Afghanistan untuk berlaga di Olimpiade mendatang. Dia sedang mengerjakan sebuah proyek untuk mengirim atlet judo wanita Afghanistan ke Olimpiade Paris 2024 dan meminta Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk membantu para atlet Afghanistan.

IOC mengatakan pihaknya terus memantau situasi dan berhubungan dengan komunitas olahraga di Afghanistan. Mereka juga telah meneruskan informasi ke pihak pemerintah yang bertanggung jawab.

(Andika Pratama)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya