NOVA Widianto merupakan salah satu pebulu tangkis terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Turun di nomor ganda campuran sewaktu aktif sebagai pebulu tangkis, Nova Widianto pernah berpasangan dengan Vita Marissa dan Lilyana Natsir
Bersama dua perempuan Tangguh tersebut, Nova Widianto meraih banyak gelar di berbagai kejuaraan bulut angkis dunia. Namun, semua kesuksesan itu didapat setelah Nova Widianto mengalahkan rasa malasnya.
(Nova Widianto saat berpasangan dengan Vita Marissa)
Pria yang lahir di Klaten pada 10 Oktober 1977 itu, mengenal dunia bulutangkis lewat ayahnya. Saat Nova Widianto duduk di kelas 3 SD, sang ayah yang hobi bermain bulutangkis itu mendaftarkannya ke sebuah klub di kota kelahirannya itu, yang bernama PB Kusuma.
Sejak saat itu Nova Widianto menjalani latihan rutin untuk menjadi atlet bulutangkis profesional. Rasa malas pun datang karena beratnya latihan yang dilakukannya. Ditambah lagi, saat itu sebenarnya dia lebih menyukai sepakbola daripada permainan bulu tangkis.
Perasaan malas itu juga ada karena jauhnya jarak antara rumah Nova Widianto dan tempat latihannya. Butuh 30 menit untuk sampai ke lokasi latihan dengan sepeda motor, dan memakan satu jam perjalanan jika mengayuh sepeda bersama teman-temannya.
Meski merasa malas dan berat, Nova Widianto tetap berlatih bulutangkis di PB Kusuma sampai dia duduk di kelas satu SMP. Setelah itu, ia dibawa ke Jakarta oleh seseorang bernama, Rambat Mochtar. Nova Widianto yang masih remaja dibawa olehnya bergabung dengan salah satu klub tersohor di Jakarta, PB Tangkas
Singkat kata, pria yang kini berusia 43 tahun itu masuk ke Pelatnas Cipayung pada awal 2000. Ia berhasil masuk ke Tim Merah-Putih setelah memenangkan Seleksi Nasional di sektor ganda campuran.
BACA JUGA: Praveen/Melati Gagal di Olimpiade Tokyo 2020, Nova Widianto: Kekalahan Ini Tanggung Jawab Saya
Sebelumnya, Nova Widianto sempat hampir masuk ke Pelatnas lewat nomor ganda putra. Namun, dia kalah di final Kejuaraan Nasional yang menjadi satu-satunya jalan untuknya masuk ke Pelatnas.