Marquez yang sekarang jauh lebih mempercayai hasil dari perangkat eletronik ketimbang instingnya dalam melakukan balapan seperti yang terjadi dalam beberapa tahun sebelumnya. Gara-gara membiarkan insting balapannya dan percaya dengan perangkat elektronik, Marquez jadi memacu motornya tanpa memikirkan hal lain dan hal itu dirasa Edwards sangatlah berbahaya.
“Marc Marquez bisa mengalami kecelakaan (di MotoGP Spanyol 2020) bukan karena kesalahannya sendiri. Saya akan memberitahukan Anda ada rahasia di balik itu semua. Seperti yang diketahui, Anda memiliki sistem pendukung (perangkat eletronik) yang dapat membuat Anda meletakkan nasib Anda di benda tersebut,” ujar Edwards, dikutip dari Motosan, Senin (3/8/2020).
“Kepercayaan itu melebihi kepercayaan Anda terhadap istri Anda. Namun, terlalu percaya terhadap perangkat elektronik yang selalu melakukan hal yang sama di setiap putaran harus membuat Anda berhati-hati kali ini. Sebab ketika sistem itu mengalami permasalahan, maka Anda bisa tamat,” lanjut Edwards.
Kini, Marquez sedang berusaha terus berlatih agar lengan kanannya bisa digunakan untuk balapan kembali. Kemungkinan besar rekan setim Alex Marquez tersebut bakal kembali ke lintasan balapan pada race seri ketiga MotoGP 2020, yang mana akan berlangsung di Sirkuit Brno, Republik Ceko pada Minggu 9 Agustus 2020.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)