Terlalu Andalkan Perangkat Elektronik Jadi Alasan Marquez Alami Kecelakaan di Jerez

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Senin 03 Agustus 2020 08:18 WIB
Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez. (Foto: Twitter Repsol Honda)
Share :

JEREZ – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, sampai saat ini masih berjuang untuk pulih dari cedera patah tulang lengan kanan yang didapati dirinya saat balapan di MotoGP Spanyol 2020. Gara-gara kecelakaan tersebut, Marquez pun sampai saat ini belum mendapatkan satu poin pun di ajang balapan MotoGP 2020.

Banyak pihak yang menyalahkan terlalu nekatnya Marquez menjadi alasan mengapa rider berjuluk The Baby Alien itu mengalami kecelakaan di Sirkuit Jerez, Spanyol. Sebab ketika balapan seri perdana MotoGP 2020 itu berlangsung, Marquez memang sedang dalam performa yang sangat luar biasa lantaran mampu menyalip beberapa pembalap dari posisi belakang.

Baca Juga: Bukan Hanya Marquez, Dovizioso Mulai Lihat Rider Yamaha Sebagai Ancaman

Marquez dinilai terlalu keasyikan memacu motornya, padahal kala itu ia sudah berhasil memperbaiki posisinya yang sebelumnya berada di urutan ke-19 menjadi ke peringkat ketiga. Terlalu ngototnya Marquez disebut-sebut menjadi alasan mengapa rider tersebut mengalami kecelakaan parah di balapan tersebut.

Akan tetapi, ada pendapat lain yang merasa Marquez kecelakaan di Sirkuit Jerez itu karena terlalu mengandalkan perangkat elektronik dari motor RC213V miliknya. Orang yang berpendapat seperti itu adalah mantan rider MotoGP, yakni Colin Edwards.

Jadi, Edwards merasa jika saja Marquez tak terlalu memercayai perangkat eletronik motornya, maka rider asal Spanyol itu akan jauh lebih berhati-hati ketika balapan sedang berlangsung. Namun, karena Marquez nyatanya sangat percaya dengan perangkat eletroniknya, ia tetap memacu motornya dengan sangat cepat tanpa melihat kondis di sekitar.

Marquez yang sekarang jauh lebih mempercayai hasil dari perangkat eletronik ketimbang instingnya dalam melakukan balapan seperti yang terjadi dalam beberapa tahun sebelumnya. Gara-gara membiarkan insting balapannya dan percaya dengan perangkat elektronik, Marquez jadi memacu motornya tanpa memikirkan hal lain dan hal itu dirasa Edwards sangatlah berbahaya.

“Marc Marquez bisa mengalami kecelakaan (di MotoGP Spanyol 2020) bukan karena kesalahannya sendiri. Saya akan memberitahukan Anda ada rahasia di balik itu semua. Seperti yang diketahui, Anda memiliki sistem pendukung (perangkat eletronik) yang dapat membuat Anda meletakkan nasib Anda di benda tersebut,” ujar Edwards, dikutip dari Motosan, Senin (3/8/2020).

“Kepercayaan itu melebihi kepercayaan Anda terhadap istri Anda. Namun, terlalu percaya terhadap perangkat elektronik yang selalu melakukan hal yang sama di setiap putaran harus membuat Anda berhati-hati kali ini. Sebab ketika sistem itu mengalami permasalahan, maka Anda bisa tamat,” lanjut Edwards.

Kini, Marquez sedang berusaha terus berlatih agar lengan kanannya bisa digunakan untuk balapan kembali. Kemungkinan besar rekan setim Alex Marquez tersebut bakal kembali ke lintasan balapan pada race seri ketiga MotoGP 2020, yang mana akan berlangsung di Sirkuit Brno, Republik Ceko pada Minggu 9 Agustus 2020.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya