“Saling menyalahkan adalah hal terburuk yang dapat Anda lakukan, dari pihak pembalap dan teknisi. Pada akhirnya, kita menang dan kalah bersama. Bagi kami, menjadi yang kedua berarti kalah karena itu berarti seseorang lebih baik daripada kami,” sebut Dall’Igna, menyadur dari Speedweek, Sabtu (1/2/2020).
“Setiap orang harus berusaha di pihak mereka untuk melakukan yang terbaik untuk mencapai tujuan yang kami miliki bersama. Pembalap harus berusaha untuk meningkatkan keterampilannya dan kami harus mencoba untuk berbuat lebih banyak dari sisi sepeda motor, karena Honda, dan bukan hanya mereka, telah membuat kemajuan,” tukas Dall’Igna.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)