BOLOGNA – Dalam empat musim terakhir, pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, selalu tampil sebagai juara dunia MotoGP. Tidak hanya itu, Honda Racing Corporation (HRC) juga selalu menjadi juara konstruktor dalam empat musim tersebut.
Hal itulah yang membuat Manajer Tim Ducati, Gigi Dall’Igna, tersadar bahwa mengalahkan Marquez dan Honda bukanlah perkara mudah. Menurut Dall’Igna, untuk bisa menghentikan dominasi Honda tersebut, Ducati memerlukan kerja sama yang bagus, yakni dari pihak pembalap dan teknisi.
Baca juga: Petrucci Akui Belajar dari Dovizioso
Dall’Igna sejatinya tak ingin berdebat mengenai siapa yang lebih krusial, antara pembalap atau teknisi. Menurutnya, kedua belah pihak harus sama-sama berusaha melakukan yang terbaik untuk bisa menjadi juara. Para teknisi harus bisa menciptakan motor yang hebat dan pembalap harus tampil maksimal di lintasan.
Dalam tiga musim terakhir, pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, harus puas hanya menjadi runner-up kejuaraan. Sementara itu, Ducati sendiri hanya bisa menjadi runner-up konstruktor terbaik dalam dua musim ke belakang dan Dall’Igna tentunya tak puas dengan hal itu.