“Saya akan mengatakan bahwa yang paling rumit adalah pada 2016. Sebab ada tekanan pada awal tahun di mana kami memulai musim dengan sangat buruk dan kami datang dari tahun yang buruk. Sehingga ada lebih banyak tekanan,” ungkap Marquez, mengutip dari Paddock-GP, Senin (1/10/2018).
“Saat itu adalah tahun yang sulit. Tetapi untungnya saya dengan cepat memenangkan gelar di Jepang dengan tiga balaapn tersisa,” tambah pembalap berusia 25 tahun itu.
Begitu pun pada 2017. Pada musim tersebut terlihat jelas bahwa Marquez akan sulit untuk mempertahankan gelar. Tercatat, hanya satu kemenangan saja yang mampu diraih Marquez sebelum akhirnya kembali menunjukkan dominasi di MotoGP Jerman yang merupakan seri kesembilan.
“Tetapi ada bagian pertama yang sangat sulit, maka itu ada pada 2017. Kami memulai dengan buruk dan ketika kami memulai dengan buruk kami akan memiliki musim yang sulit,” pungkasnya.
(Bagas Abdiel)