ARAGON – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, menyebut performanya di MotoGP 2016 dan 2017 menjadi awal musim yang buruk baginya. Meski pada akhirnya keluar sebagai juara dunia, ia mengalami kesulitan yang cukup berat pada awal musim.
Jika dibandingkan dengan performanya sejak 2013 dan 2014, Marquez mampu menunjukkan dominasinya di MotoGP. Datang dari musim yang buruk pada 2015 dengan finis ketiga klasemen akhir, The Baby Alien kembali mendapat rintangan pada awal musim 2016.
Meski telah mengoleksi dua kemenangan awal musim di Argentina dan Amerika Serikat, Marquez mengalami masalah di seri-seri balapan berikutnya. Hingga akhirnya pembalap berpaspor Spanyol itu bangkit kembali di MotoGP seri kesembilan di Jerman.
Baca juga Marquez Akui Motor Yamaha Kurang Kompetitif di MotoGP 2018