Tak Masuk PON, Ini Cara Protes Pemanah Tradisional pada Pemerintah

Bramantyo, Jurnalis
Minggu 22 Mei 2016 11:24 WIB
(Foto: Bramantyo/Okezone)
Share :

SOLO - Protes terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tak segaris tak harus dilakukan dengan aksi unjuk rasa dengan menggelar demo turun kejalan.

Seperti yang dilakukan para pecinta memanah tradisional di Solo, Jawa Tengah, ini atau warga Solo biasa menyebutnya dengan jemparingan punya cara berbeda untuk menyampaikan protes terhadap pemerintah tak memasukan panah tradisional dalam Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2012 di Riau.

Salah satunya dengan memanah menggunakan pakaian tradisional khas Jawa. Di mana seluruh perserta memanah ini tidak memanah dengan menggunakan pakaian olahraga yang biasanya dipakai saat memanah.

Namun, para pemanah ini seluruhnya menggunakan pakaian jawa di mana atasan pakaian mereka menggunakan Sorjan dan bawahnya menggunakan jarik. Begitu pula dengan pemanah wanitanya pun menggunakan pakaian tradisional jawa.

Tak hanya soal pakaian saja para pemanah ini menunjukan kebolehannya. Namun dari cara mereka memanah pun berbeda. Biasannya, dalam memanah, seluruh perserta atau atlet panah dalam posisi berdiri.

Tapi dalam jemparingan ini, seluruh perserta atau atlet membidik titik sasaran dilakukan dalam posisi duduk.

Bagi perserta, mulai dari cara busana harus menggunakan pakaian tradisional hingga cara memanah dengan duduk bersila, bagi perserta tidak ada kesulitan sama sekali. Bahkan mereka mengaku justru bangga bisa melestarikan budaya jawa.

"Saya tidak merasa kesulitan memanah menggunakan pakaian jawa. Saya justru sangat bangga ikut melestarikan budaya jawa," ungkap Joko Haryadi saat ditemui di lokasi memanah di komplek Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Sabtu 21 Mei 2016.

Hal sama juga diutarakan Wiwik asal Klaten. Menurut Wiwik, memanah pakai pakaian tradisional dan duduk bersila saat memanah, justru menimbulkan suasana berbeda," jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya