JAKARTA - Cedera merupakan salah satu risiko yang dialami para atlet. Berbagai jenis cedera, baik itu cedera ringan hingga berat, bisa terjadi oleh para atlet mana pun, seperti pelari, pesepakbola, pebasket, dan lainnya.
Dari berbagai jenis cedera yang ada dan umum terjadi kasusnya, cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) adalah yang paling sering menimpa para atlet. ACL sendiri merupakan urat di dalam sendi yang menjaga kestabilan sendi lutut.
Hal ini disampaikan langsung oleh dr Bobby N Nelwan, SpOT. dr Bobby merupakan dokter spesialis orthopedi dan traumatologi di Klinik Royal Sports Medicine, RS Royal Progress, Sunter, Jakarta Utara
"Yan paling sering itu ACL. Hitungan kasarnya, misal ada 10 orang yang mengalami cedera, tujuh orangnya itu ACL," ungkap dr Bobby saat ditemui beberapa waktu lalu.
Menurut dr Bobby, setelah ACL adalah cedera meniscus. Cedera meniscus sendiri adalah cedera pada bantalan sendi lutut yang berfungsi sebagai penahan benturan. Namun, tak jarang atlet yang mengalami ACL juga mengalami cedera meniscus.
"Dari 10 orang, lima orangnya itu bisa saja mengalami ACL dan meniscus. ACL itu biasanya overlapping sama meniscus yang robek," jelas dr Bobby.
"Baru setelah itu PCL (Posterior Cruciate Ligament, cedera ligamen terkuat yang ada pada lutut) dua orang (dari 10 yang cedera). Satu lagi baru campuran, biasanya cedera otot dan hamstring," tuntasnya.
(Daniel Setiawan)