Mario Ancic Pensiun Dini

Achmad Firdaus, Jurnalis
Selasa 22 Februari 2011 19:08 WIB
Foto: Mario Ancic/Getty Images
Share :

ZAGREB - Kroasia kehilangan salah satu petenis terbaiknya. Mario Ancic memutuskan gantung raket pada usia yang masih terbilang cukup muda, 26 tahun.

Faktor kondisi kebugaran dan cedera berkepanjangan menjadi alasan utama Ancic yang sempat menembus peringkat tujuh dunia. Ancic tak ingin hidupnya dihabiskan hanya untuk memulihkan cedera, sehingga akhirnya memutuskan pensiun dan beralih fokus ke mengejar pendidikannya untuk menjadi seorang pengacara.

“Saya tak bisa bertahan lagi. Karier saya sudah habis, “ ujar Ancic dalam keterangan persnya seperti dikutip harian Kroasia, Jutarnji, Selasa (22/2/2011).

“Saya dipaksa berhenti, karena alam memang telah memutuskan bahwa ini adalah waktunya (saya pensiun). Cedera punggung saya tak lagi bisa mendukung saya untuk berkarir sebagai petenis professional,” tandasnya.

Sepanjang karir, prestasi Ancic bisa dibilang biasa-biasa saja. Meski sempat menembus ranking tujuh tenis ATP, petenis berjuluk ‘Super Mario’ belum pernah sekalipun menyabet gelar grand slam. Pencapaian terbaiknya di ajang major adalah menembus semifinal Wimbledon pada 2004 silam.

Salah satu prestasi terbaik yang sempat ditorehkannya adalah merebut medali perunggu Olimpade 2004. Namun, saat itu dia meraihnya di nomor ganda, berpasangan dengan Ivan Ljubicic yang mengaku terkejut mendengar keputusannya mundur dari dunia tenis.

“Ini merupakan kabar buruk. Ini (faktor cedera) merupakan salah satu cara terburuk bagi seorang olahragawan untuk memutuskan pensiun. Tapi untungnya, dia memiliki basis hukum (pengacara). Dia juga telah mempraktekkannya. Jadi, saya rasa kehidupannya akan terus berlanjut,” tutur Ljubicic seraya mendoakan agar Ancic sukses dalam kariernya sebagai pengacara.

(Achmad Firdaus)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya