MELBOURNE – Gelaran Australia Open mulai mendekati titik klimaks. Sejumlah petenis unggulan, termasuk Rafael Nadal akan memainkan babak ke empat untuk menembus babak perempatfinal. Bagi Nadal, Australia Open merupakan salah satu ajang Grand Slam bidikannya. Seperti diketahui, Nadal sempat kehilangan gelar di Melbourne tahun lalu. Kini, Nadal pun menatap asa juara di salah satu gelaran bergengsi ini.
Dalam sebuah wawancara yang dikutip situs resmi Australia Open 2011, Minggu (23/1/2011) seusai menghadapi Bernard Tomic dengan angka 6-2,7-5,6-3 di babak ke tiga, petenis andalan Spanyol itu menyampaikan segudang ekspektasinya untuk menyabet gelar juara pertama di event pembuka Grand Slam tahun ini. Tidak lupa, Nadal juga membedah kekuatan calon lawannya Marin Cilic, yang akan dihadapinya di fase ke empat.
Ada berapa banyak kesulitan di momen ini pada malam ini?
Yeah, terutama di babak kedua. Ia (Tomic) salah satu pemain yang sulit dihadapi. Gaya permainannya tidak mudah dibaca. Dia baik bukan? Dia tampil bagus. Saya pikir, ia akan terus berkembang menjadi lebih bagus.
Apa saran Anda untuknya? Bukankah ia petenis bertalenta yang mengawali kariernya di usia muda?
Saya dapat memberi tahu Anda apa yang saya lakukan. Saya mengatakan, kerja keras sepanjang waktu. Bekerja dengan rendah hati yang diiringi dengan imajinasi motivasi untuk menjadi lebih baik. Itulah satu-satunya hal yang bisa saya katakan dengan pasti.
Lantas, bagaimana Anda melihat Marin Cilic (lawan Nadal di putaran ke empat)?
Saya sempat menonton pertandingannya dari ruang ganti sebelu masuk ke lapangan. Benar, dia tampil sangat baik. Dia memainkan tenis dengan baik. Saya rasa, dia bermain emosional pada akhirnya. Dia pun mengakhiri pertandingan dengan baik pula. Saya pikir, ini menjadi pertandingan yang sukar juga.
Apakah Anda merasa bermain baik?
Tidak, saya tidak berpikir begitu. Saya tidak bermain dengan baik malam ini. Itu bukan gerakan terbaik saya. Itu bukan posisi terbaik saya saat berada di lapangan. Tapi ini hal positif yang harus dilakukan sepanjang waktu. Bahkan, dengan keunggulan 4-0 saya terus berjuang. Ketika itu, saya merasakan sesuatu yang terbaik di set ke tiga. Jadi ini hal yang positif. Tapi saya harus mengubah beberapa hal, jika saya ingin memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan berikunya.
Berbicara dengan sikap Anda, jika Anda berada di titik terburuk, bagaimana Anda melupakannya?
Saya mencoba agar tidak kehilangan konsentrasi dan hanya berpikir positif untuk terus berjuang sepanjang waktu. Jadi, itu alasan saya bisa membalikkan keadaan di set kedua dan akhirnya menang. Jika saya kehilangan set kedua serta tidak berjuang setelah 4-0, mungkin kita masih bermain sekarang
Anda tidak berada di lapangan dengan tambahan waktu dalam dua pertandingan sebelumnya. Apakah itu baik, bermain dengan waktu ekstra, untuk mendapatkan kemenangan?
Tidak, lebih baik menangn muda. Itu bagian dari permaian. Apakah mungkin, menang mudah dalam olahraga ini? Semua petenis bermain baik. Mereka sangat kompetitif. Suatu hal normal bila saya mendapat pertandingan sulit. Sekarang, setiap hari sulit. Namun saya siap mengeluarkan permainan terbaik saya
Anda bilang, demam tidak lagi melanda. Tapi tubuh semakin lelah. Apakah Anda khawatir di pekan berikutnya tubuh tidak siap diajak bermain dalam lima set?
Saya tidak tahu, semoga saja, saya terus membaik. Sampai saat ini, saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Saya hanya melakukan semuanya sebisa saya. Saya bekerja kemudian beristirahat. Jika saya tidak merasa sempurna ini bukan salah saya. Saya hanya bisa terus berjuang.
(Fetra Hariandja)