YEOSU – Pebulutangkis tunggal putri peringkat dua dunia asal Jepang, Akane Yamaguchi, baru-baru ini melontarkan pujian terbuka kepada rival utamanya, An Se Young. Meski tengah berada dalam tren negatif dengan catatan sepuluh kali kekalahan beruntun dari bintang Korea Selatan tersebut, Yamaguchi justru menunjukkan kekaguman sekaligus semangat pantang menyerahnya.
Pernyataan tersebut diungkapkan Yamaguchi usai melakoni pertandingan babak pertama ajang Korea Open 2026. Tampil di Yeosu Jinnam Gymnasium pada Rabu 4 November 2026, atlet berusia 29 tahun itu harus berjuang keras sebelum akhirnya menyingkirkan wakil Hong Kong, Rosinyang Happy, dengan skor 12-21, 21-13, 21-15.
Sempat tertinggal di gim pertama akibat banyaknya kesalahan sendiri, Yamaguchi langsung bangkit pada gim penentu untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar. Usai laga, ia mengakui bahwa penampilannya sempat berada di bawah tekanan ritme permainan sang lawan.
Sebagai juara bertahan Korea Open, Yamaguchi menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terbebani oleh status tersebut. Fokus utamanya saat ini adalah menjalani setiap pertandingan dengan maksimal demi membuka peluang kembali bersua An Se Young di partai puncak tahun ini.
Dalam wawancaranya, Yamaguchi menyoroti betapa jauhnya transformasi permainan An Se Young dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, pemain berjuluk ratu bulutangkis Korea itu kini menjelma sebagai atlet yang jauh lebih komplet tanpa celah kelemahan.
"Dulu, saya bisa memegang kendali dalam hal kecepatan dan fisik. Sekarang, kemampuan fisik An Se Young semakin kuat dan kecepatannya meningkat," ujar Yamaguchi, dikutip dari Chosun, Kamis (5/11/2026).
Yamaguchi menilai keunggulan defensif sang rival kini telah disempurnakan dengan daya serang yang jauh lebih mematikan. Evolusi tersebut membuat Yamaguchi kesulitan mencari celah kemenangan dalam pertemuan-pertemuan terakhir mereka.