SELANGOR – Marc Marquez tak punya pilihan lain di luar tetap berpartisipasi pada MotoGP Qatar 2026. Tapi, ia memberi sinyal akan datang sangat telat alias mungkin saja mepet-mepet agenda pertama.
Seri ke-20 MotoGP 2026 itu rencananya digelar di Sirkuit Internasional Lusail, Losail, 6-8 November. Sayangnya, situasi di Asia Barat atau Timur Tengah masih tak menentu.
Padahal, GP Qatar sudah diundur dari April ke November 2026. Sebab, tujuh bulan lalu, kawasan tersebut tengah bergejolak akibat perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Celakanya, kondisi di kawasan tidak kunjung membaik. Bahkan, sikap MotoGP Sports Entertainment Group (MSEG) atau Dorna Sports, kurang tegas dalan menentukan balapan tetap digelar atau batal.
Sikap plin-plan itu memicu kritik tajam. Malahan, Yamaha Motor Racing lebih tegas dengan menyatakan mundur dari ajang MotoGP Qatar 2026, tak peduli dengan konsekuensi yang menanti.
MSEG lantas mengancam akan menjatuhkan sanksi berat bagi pabrikan, tim, atau pembalap yang dengan sengaja mundur dari MotoGP Qatar 2026. Tapi, mereka tidak menjelaskan apa hukumannya.