JAKARTA - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, memiliki "kekuatan" yang tak bakal digunakan untuk menyerang para pesaingnya.
Peraih 9 gelar juara dunia itu merupakan sosok yang sangat terkenal di dunia balap. Ia kerap menjadi sumber utama pemberitaan.
Meski memiliki pengaruh yang besar lantaran popularitasnya, Marc Marquez mengaku tak akan menggunakan pengaruhnya itu di media untuk menyerang para rivalnya.
Meskipun media bisa menjadi alat yang efektif untuk kepentingan pribadi, menurutnya media seharusnya tidak digunakan untuk merugikan orang lain. Ia mengutarakan pandangannya ini dalam sesi wawancara jelang MotoGP Australia akhir pekan lalu.
“Tentu saja, jika Anda memiliki pengaruh, itu karena Anda telah melakukan berbagai hal dengan cara yang baik di masa lalu, bukan di masa sekarang,” ujar Marc Marquez dalam sebuah wawancara dengan Autosport, mengutip laporan Crash, Kamis (29/10/2026).
“Namun, saya tidak akan pernah menggunakan pengaruh media untuk melawan siapa pun," ucapnya.
Ia mengakui sudah memanfaatkan media untuk kepentingannya, tapi bukan untuk keuntungan mental maupun finansial.
“Melainkan sekadar untuk kepentingan saya sendiri, agar bisa tetap tenang. Tetapi, tidak pernah untuk melawan orang lain,” ucapnya.
Pernyataan Marc Marquez tersebut seakan menyinggung perseteruannya dengan legenda balap MotoGP Valentino Rossi. Pada MotoGP Malaysia 2015, pembalap asal Italia itu menuduh Marc Marquez sengaja membantu Jorge Lorenzo untuk mengalahkan pembalap Italia tersebut dalam perebutan gelar juara MotoGP tahun itu.