MARC Marquez mengaku tidak akan pernah menggunakan media untuk menyerang siapapun, termasuk lawan-lawannya. Walau begitu, bukan berarti sang pembalap sama sekali tidak melihat sisi positif dari media.
Hal itu diungkapkan Marquez dalam sebuah wawancara bersama Autosport. Potongan video tersebut viral di media sosial, terutama berdekatan dengan peringatan 11 tahun insiden di Sirkuit Internasional Sepang, Selangor, Malaysia.
Ketika itu, Valentino Rossi terang-terangan menuduh Marquez hendak membantu Jorge Lorenzo jadi juara dunia. Hal itu disampaikan The Doctor di sesi konferensi pers jelang pekan balapan.
Tuduhan itu diduga jadi penyebab Marquez mengganggu Rossi sepanjang balapan di Sirkuit Internasional Sepang. Sampai akhirnya, muncullah insiden tendangan maut yang masih diingat hingga 11 tahun kemudian.
Momen itu membuat Marquez mendapat citra negatif nyaris di sepanjang kariernya. Pria kelahiran Cervera tersebut bak sosok penjahat di mata penggemar balap motor, utamanya fans Rossi.
Kini, Marquez mengaku tidak akan menggunakan media untuk menyerang lawan. Pun begitu, ia tetap akan memanfaatkan eksposur untuk keuntungan sendiri.