PHILLIP ISLAND – Pembalap asal Malaysia, Hakim Danish disebut justru diuntungkan dengan dibatalkannya balapan Moto3 Australia 2026. Hal itu karena selama latihan bebas hingga kualifikasi, rival dari pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, tersebut tampil kurang baik di Sirkuit Phillip Island, Australia.
Ya, balapan Moto3 dan Moto2, bahkan akhirnya kelas MotoGP juga dibatalkan pada Minggu 25 Oktober 2026 kemarin. Semua balapan terpaksa dibatalkan akibat cuaca buruk yang berdampak langsung pada faktor keselamatan para pembalap di lintasan.
Keputusan pembatalan diambil oleh pihak penyelenggara karena tingkat visibilitas yang sangat rendah di area sirkuit. Kondisi ini membuat helikopter medis tidak memungkinkan untuk lepas landas jika terjadi keadaan darurat, sehingga balapan Moto3, Moto2, hingga MotoGP resmi ditiadakan.
Di balik batalnya balapan di Phillip Island, pembalap muda asal Malaysia, Hakim Danish Ramli, justru mendapatkan 'keuntungan' secara relatif. Situasi ini dinilai menguntungkan posisinya jika melihat hasil kurang memuaskan yang ia dapatkan sepanjang sesi kualifikasi.
Rider dari tim AEON Credit-MT Helmets-MSi tersebut sebelumnya tampil kurang kompetitif sepanjang sesi latihan hingga kualifikasi. Pada sesi kualifikasi pertama (Q1), Danish hanya mampu menempati urutan kesembilan dengan catatan waktu 1 menit 37,169 detik.
Hasil tersebut membuatnya gagal menembus Q2 setelah terpaut 0,786 detik dari pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang merebut tiket terakhir. Akibatnya, pembalap berusia 19 tahun itu harus merelakan diri mengawali balapan dari posisi ke-23 atau baris kedelapan.
Dengan start dari barisan belakang, peluang Danish untuk mencetak poin terbilang sangat berat. Pembatalan balapan otomatis menyelamatkannya dari risiko mengakhiri akhir pekan tanpa tambahan poin akibat posisi start yang kurang menguntungkan.
Pembatalan ini juga berbanding terbalik dengan nasib Veda Ega Pratama. Pembalap asal Indonesia tersebut mencatatkan sejarah sebagai pembalap pertama negaranya yang meraih pole position di Moto3 usai mencetak waktu lap 1 menit 35,299 detik, namun batal memanfaatkan keunggulan tersebut.
Kegagalan menggelar balapan membuat Veda kehilangan kesempatan emas untuk mendulang poin maksimal dari posisi terdepan. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi Danish yang tengah bersaing ketat dengan Veda di papan klasemen, termasuk bersaing untuk perebutan rookie of the year.
Saat ini, Hakim Danish yang sempat meraih kemenangan perdananya di GP Brno pada Juni lalu masih aman menempati peringkat kesembilan klasemen sementara dengan raihan 103 poin.
Pembalap asal Malaysia tersebut hanya terpaut 8 angka dari Veda Ega Pratama yang berada tepat di atasnya, yakni posisi kedelapan dengan koleksi 111 poin. Selisih poin kedua pembalap pun dipastikan tidak mengalami perubahan setelah seri Australia resmi dibatalkan.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.