“Namun, yang saya lihat kemarin adalah Marc mampu mengendalikan situasi dan berpikir dengan jernih. Dia tidak sekadar bermain-main, karena dia benar-benar memacu hingga batas maksimal, tetapi dia tetap sadar akan situasi yang ada. Dia juga sangat menghormati Jorge, dan itulah alasan mengapa dia terus bertarung,” ujarnya.
Marc Marquez tidak membiarkan Jorge Martin leluasa saat menyalipnya. Pasalnya, Jorge Martin bisa melesat lebih jauh jika dibiarkan terus memimpin.
“Saat Martin menyalipnya, Marc mengaku langsung berusaha membalas, karena dia tahu jika Martin sempat memimpin sendirian selama satu atau dua putaran, dia bisa menjauh dari pembalap lain,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.