"Medali ini saya persembahkan untuk terutama untuk orang tuaku, terima kasih untuk pelatih juga, pelatih yang sudah melatihku Mas Agni, Mas Nano, Mbak Nonik dan juga semua yang dari SKODI," ucap Majid.
Majid sudah merasakan medali emas di multievent olahraga disabilitas terbesar Asia. Namun, dia tidak akan berpuas diri karena akan meningkatkan kualitas karena masih banyak prestasi yang ingin dikejar.
"Rasanya ya, aku bersyukur di umur 17 tahun sudah dapat emas di Asian Para Games," sambung Majid.
"Insya Allah ngejar sih, ada (waktu) dua tahun lagi ngejar ke Los Angeles 2028. Saya akan berusaha sekuat mungkin untuk mendapatkan tiket di Los Angeles 2028," tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.