Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tim Indonesia Pantau Persiapan Atlet Bulutangkis Hadapi Olimpiade Remaja Dakar 2026, Optimistis Bisa Berprestasi

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis-Selasa, 13 Oktober 2026 |15:48 WIB
Tim Indonesia Pantau Persiapan Atlet Bulutangkis Hadapi Olimpiade Remaja Dakar 2026, Optimistis Bisa Berprestasi
Tim Indonesia Pantau Persiapan Atlet Bulutangkis Hadapi Olimpiade Remaja Dakar 2026, Optismistis Bisa Berprestasi (Andri Bagus)
A
A
A

JAKARTA - Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Ita Yuliati terus memantau persiapan para atlet Indonesia yang bakal bertanding di Olimpiade Remaja (Youth Olympic Games/YOG) Dakar 2026. Ia memantau persiapan dua atlet bulu tangkis, Miftaqul Putri Ayudis dan Rayhan Pandu Askara di Pelatnas PBSI, Jakarta, Selasa (13/10/2026). 

1. Pantau Persiapan

Sebatas informasi YOG akan berlangsung di Senegal, pada 31 Oktober sampai 13 November 2026. Cabang olahraga bulu tangkis dijadwalkan bertanding pada 1-5 November 2026.

Ita mengatakan aura persaingan begitu terasa saat berada di pelatnas PBSI sebagai tanda atlet terus berlatih demi mengejar prestasi. Ia melihat para atlet begitu antusias dalam berlatih, khususnya dua nama yang akan tampil dalam YOG.

"Hari ini saya diajak berkeliling ke pusat pelatihan PBSI yang luar biasa ini, sekaligus melihat kesiapan para atlet. Tadi kami sudah berbincang dengan Ayu dan Rayhan. Mereka sudah sangat siap," kata Ita saat kunjungan.

CdM Tim Indonesia Ita Yuliati pantau persiapan jelang Olimpiade Remaja Dakar 2026 (Andri Bagus)
CdM Tim Indonesia Ita Yuliati pantau persiapan jelang Olimpiade Remaja Dakar 2026 (Andri Bagus)

Ia pun mengapresiasi PBSI yang telah memenuhi berbagai kebutuhan atlet selama masa persiapan. Ita optimistis dua pebulu tangkis muda Indonesia bisa berbicara banyak dalam YOG.

"Ternyata di PBSI ini persiapannya luar biasa. Untuk setiap atlet sudah ada kustomisasi, mulai dari nutrisi, pelatihan, hingga gizinya sudah siap semua. Dengan support system yang luar biasa ini, saya semakin yakin cabang olahraga bulu tangkis akan terus meningkat prestasinya, karena sistem pendukungnya sangat komprehensif dan terintegrasi secara keseluruhan," ucap Ita.

"Saya juga kagum melihat sistem evaluasinya yang menggunakan teknologi informasi. Setiap pertandingan selalu dievaluasi. Di sinilah bentuk nyata dari penerapan sport science," katanya.

 

Ita berkomitmen dapat memberikan kontribusi terbaik untuk Tim Indonesia selama YOG. Hal itu untuk membayar kepercayaan yang diberikan NOC dan Kemenpora dan terpenting perannya dirasakan para atlet.

"Insya Allah di YOG ini, kami dari tim CdM akan melaksanakan tugas yang telah dipercayakan oleh pihak NOC dan Kemenpora sebaik mungkin untuk mendampingi atlet," ujar Ita.

"Karena yang kami bawa adalah atlet junior, berbeda dengan atlet senior yang sudah terbiasa bolak-balik ke luar negeri. Jadi, keberangkatan mereka akan dibagi dalam beberapa kloter dan selalu didampingi oleh tim kami," tuturnya. 


 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement