"Karena pasangan yang nomor dua ini, pola mereka lebih bahaya. Tapi kalau berani menerapkan pola yang sudah disiapkan, masih ada celah. Dari awal sudah oke, tapi saat unggul 19-16 di gim pertama mereka ada rasa kesempatan untuk menang malah terburu-buru. Jadi dari servis pun mereka sudah berubah dan tadi mereka akui itu," sambung Nova.
Kendati demikian, sang pelatih tetap memaklumi proses tumbuh kembang anak asuhnya yang membutuhkan tahapan matang untuk mencapai level juara sejati. Persiapan yang terbilang singkat usai Kejuaraan Dunia berhasil ditutupi oleh tekad serta keyakinan tinggi untuk mengulang prestasi sebelumnya.
Secara keseluruhan, Nova menilai potensi teknis Amri/Nita, meliputi aspek serangan, pertahanan, hingga permainan taktis di depan net, sudah berada di jalur yang sangat baik dan bisa diandalkan. Tugas utama tim pelatih ke depan adalah menempa mentalitas serta konsistensi mereka agar mampu tampil stabil menghadapi tekanan di level tertinggi.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.