Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Marc Marquez Antarkan Kemenangan Ke-100 Ducati, tapi GP15 Tetap di Hati Gigi DallIngna

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Senin, 05 Oktober 2026 |16:57 WIB
Marc Marquez Antarkan Kemenangan Ke-100 Ducati, tapi GP15 Tetap di Hati Gigi DallIngna
Marc Marquez bersama Gigi DallIgna usai menangi MotoGP Jepang 2026. (Foto: Instagram/ducaticorse)
A
A
A

MOTEGI – Pabrikan asal Borgo Panigale, Ducati, baru saja mencatatkan sejarah gemilang di ajang MotoGP. Kemenangan fantastis yang dipersembahkan oleh Marc Marquez di Sirkuit Motegi, Jepang, menandai kemenangan ke-100 Ducati di bawah kepemimpinan direktur teknis brilian, Gigi Dall’Ingna.

Kendati ratusan podium dan kemenangan telah diraih, Dall’Ingna secara terbuka mengakui bahwa motor yang paling berkesan dan menduduki tempat spesial di hatinya bukanlah motor juara dunia. Bagi sang insinyur, Desmosedici GP15 adalah mahakarya emosional yang menyimpan arti paling mendalam sepanjang kariernya bersama Ducati.

1. Titik Balik Desmosedici GP15

Dall’Ingna bergabung dengan Ducati dari Aprilia pada penghujung tahun 2013 dalam kondisi terpuruk. Melalui perombakan radikal yang ia pimpin, Desmosedici perlahan bangkit dan kembali merasakan panggung podium pada musim 2014.

GP15 kemudian lahir sebagai motor pertama yang dikembangkan secara utuh di bawah visi teknis sang insinyur. Walaupun belum pernah mengecap manisnya kemenangan di seri balap, motor tersebut tampil kompetitif dengan menyumbangkan sembilan podium.

Capaian tersebut mencakup lima kali finis di posisi runner-up melalui aksi gigih Andrea Dovizioso, Andrea Iannone, dan Danilo Petrucci sepanjang musim 2015.

Marc Marquez melaju di MotoGP Jepang 2026 (Foto: Ducati Corse)
Marc Marquez melaju di MotoGP Jepang 2026 (Foto: Ducati Corse)

"Jujur, mesin 2015 adalah yang paling penting, karena dengan motor itu kami membuat langkah nyata yang sesungguhnya," ungkap Dall’Ingna, mengutip dari Crash, Senin (5/10/2026).

Dall’Igna juga menambahkan tekanan yang begitu besar pada masa itu membuat motor tersebut tetap berada di dalam hatinya melebihi semua mesin yang lain, meskipun kejuaraan dunia pertama tentu tetap memegang peran penting.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement