JAKARTA - Tiga negara memberikan bonus besar bagi atlet yang meraih medali emas pada ajang Asian Games 2026. Bonus besar itu digelontorkan sebagai wujud apresiasi dan juga pembinaan kepada atlet.
Asian Games merupakan ajang multievent terbesar di Asia. Ajang ini digelar setiap 4 tahun sekali. Pada 2026, Asian Games dihelat di 2 kota, yaitu Aichi dan Nagoya, Jepang.
Mengingat Asian Games sebagai ajang prestisius, banyak negara menjanjikan bonus besar untuk para atlet yang meraih prestasi, baik untuk medali emas, perak, maupun perunggu.
Besaran bonus yang diberikan negara kepada atlet berprestasi tidaklah sama. Berikut 3 negara pemberi bonus terbesar di Asian Games 2026, sebagaimana dihimpun Okezone, Jumat (25/9/2026):
Pemerintah Hong Kong menyiapkan bonus besar untuk atlet peraih medali, khususnya emas, pada ajang Asian Games 2026. Peraih medali emas untuk kategori individu diguyur bonus 1 juta dolar Hong Kong atau setara Rp2,28 miliar.
Sementara peraih medali perak mendapatkan bonus 500 ribu dolar Hong Kong, dan perunggu 250 ribu dolar Hong Kong.
Hal ini berdasarkan Skema Penghargaan Insentif Atlet Jockey Club, yang baru diluncurkan Hong Kong Jockey Club dan HKSI. Skema ini meneruskan insentif yang berlaku pada 2023-2026.
Singapura juga dikenal sebagai negara yang memberikan bonus besar kepada atlet yang berprestasi. Pada Asian Games 2026, atlet peraih medali emas diguyur bonus 200 ribu dolar Singapura untuk kategori individu. Nominal itu setara Rp2,8 milar.
Sementara peraih medali emas untuk nomor beregu berhak mendapatkan bonus 300 ribu dolar Singapura (sekitar Rp4,2 miliar) dan peraih medali emas untuk cabang olahraga berbasis tim mendapatkan bonus 600 ribu dolar Singapura (Rp8,4 miliar).
Hal ini berdasarkan dokumen Komite Nasional Olimpiade Singapura (SNOC). Bonus itu diberikan sesuai dengan program Major Games Award Programme sebagai imbalan untuk atlet berprestasi.